
Yogyakarta, 9 Maret 2026 – Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sinergi Satu Rasa (SSR Foundation) turut berperan dalam penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Standar Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3–5 Maret 2026 di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Yogyakarta.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk menjembatani kebutuhan industri kendaraan listrik yang terus berkembang dengan kesiapan tenaga kerja terampil dari sektor pendidikan vokasi. Melalui pelatihan teknis dan proses sertifikasi kompetensi, siswa SMK memperoleh tidak hanya pemahaman dasar mengenai sistem kelistrikan, tetapi juga keterampilan praktis terkait pengoperasian instalasi pemanfaatan tenaga listrik, termasuk infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicles in Indonesia (ENTREV), sebuah proyek kerja sama antara United Nations Development Programme (UNDP) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan berbagai mitra strategis, di antaranya PT PLN (Persero), Pusat Pengembangan SDM Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Kementerian ESDM, serta SSR Foundation.

Sebagai mitra pelaksana, SSR Foundation berperan dalam mendukung penguatan kapasitas pendidikan vokasi melalui pendekatan pelatihan yang menghubungkan kebutuhan industri dengan kurikulum dan keterampilan praktis di lapangan. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan talenta muda vokasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi energi bersih dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Program pelatihan ini juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal secara langsung teknologi pengisian kendaraan listrik, standar keselamatan operasional, serta praktik teknis yang relevan dengan kebutuhan industri kelistrikan modern.
Penguatan kompetensi teknis di bidang ketenagalistrikan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus mendukung agenda transisi energi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.
Melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses pelatihan dan sertifikasi bagi siswa SMK di berbagai daerah, sehingga lulusan pendidikan vokasi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.